Sunday, November 9, 2014

Membuat Program Sederhana Menggunakan Cobol

Program COBOL di buat untuk pengolahan data yang banyak diterapkan pada permasalahan . Program COBOL sifatnya standard, sehingga dapat dipergunakan pada komputer-komputer yang berbeda, tanpa banyak perbedaan.

Struktur program COBOL jelas, sehingga dapat dimengerti oleh orang seperti Akuntan, Auditor, atau Manajer-manajer yang hanya mempunayai pengetahuan pengolahan data yang sedikit.

COBOL menyediakan fasilitas Listing Program, bilamana perlu dapat diperiksa oleh orang lain selain programer & Mudah didokumentasikan, dikembangkan bilamana perlu.

Disini saya akan menjelaskan cara membuat program sederhana yaitu memasukkan data mahasiswa menggunakan program cobol.

Cara membuat sebuah program menggunakan cobol bisa melalui berbagai program yaitu cmd, ide cobol, notepad ++ ataupun yang bisa dan lain-lainnya. Saya akan menggunakan notepad biasa karena itu lebih mudah.

  1. Lalu untuk membuat program biodata dahului dengan mengetik pengcodingan pembuatan program, seperti contoh gambar berikut ini:



PENJELASAN :
  • IDENTIFICATION DIVISION merupakan divisi yang pertama dalam cobol yang sederhana.
  • PROGRAM-ID. INPUT. (Nama program Input) : panjang maks hanya 6 karakter.
  • AUTHOR. TYAS (Nama programmer TYAS)
  • ENVIROMENT DIVISION. Menyediakan informasi mengenai peralatan yang digunakan.
  • WORKING-STORAGE SECTION. Untuk pemesanan program di internal memory (STORAGE).
  • 01 MASUKAN DATA..
  • 02 NAMA PIC  A(30). Untuk menentukan type data karakter
  • 02 NPM PIC X(9). Untuk menentukan type data karakter dan numeric
  • 02 UTS PIC 999. Untuk menentukan type data numeric sebanyak 3 angka.
  • 02 UAS PIC 999. Untuk menentukan type data numeric sebanyak 3 angka
  • SCREEN SECTION. Digunakan untuk  menunjukan format dari layar untuk menampilkan data.
  • HAPUS-LAYAR.
  • BLANK SCREEN. digunakan untuk membersihkan layar dan menempatkan kursor pada posisi kiri atas.
  • PROCEDURE DIVISION. Merupakan inti dari pemrograman COBOL.
  • DISPLAY (6,  9) “ NAMA : “. Digunakan untuk menampilkan “NAMA” pada baris 6 kolom ke 9.
  • ACCEPT ( , ) NAMA. Digunakan untuk memasukkan data lewat layar sewaktu program tersebut dijalankan.
  • DISPLAY (7, 9) “ NPM : “. Digunakan untuk menampilkan “NPM” pada baris 7 kolom ke 9.
  • ACCEPT ( , ) NPM. Digunakan untuk memasukkan data lewat layar sewaktu program tersebut dijalankan.
  • DISPLAY (8 , 9) “ UTS : “. Digunakan untuk menampilkan “UTS” pada baris 8 kolom ke 9 .
  • ACCEPT ( , ) UTS. Digunakan untuk memasukkan data lewat layar sewaktu program tersebut dijalankan .
  •  DISPLAY (9 , 9) “ UAS : “. Digunakan untuk menampilkan “UAS” pada baris 9 kolom ke 9.
  • ACCEPT ( , ) UAS. Digunakan untuk memasukkan data lewat layar sewaktu program tersebut dijalankan.
  • STOP RUN. Program berakhir dan siap dijalankan.
2.  Lalu save as programnya dengan mengganti extension nya dengan .cob dan menyimpannya di directory c:\cobol


3. Buka DOSBox. Cara menjalannya:


4. Untuk contoh di bawah adalah untuk melihat codding yang masih ada error, dan untuk mengedit codding kembali anda ketik > edit (nama file yang telah tersimpan). Contoh :  EDIT COBA.COB 


5. Maka anda akan kembali masuk dalam program dan jika data anda sudah benar maka untuk menjalankan programnya RUNCOBOL COBA.COB (nama file yang telah tersimpan) ENTER.



6. Maka hasilnya akan seperti ini:


Selamat Mencoba! :)

Saturday, November 8, 2014

Tugas VI: Proses Organisasi

Proses Organisasi

Proses Organisasi adalah segala aktivitas-aktivitas utama yang dilakukan dalam suatu organisasi. Proses organisasi itu berkaitan dengan interaksi antar anggota di dalam suatu organisasi dan dapat diartikan sebagai prosedur bagaimana anggota dapat saling bahu membahu untuk membangun suatu organisasi.

Proses Mempengaruhi

Dalam perusahaan tentu adanya proses peran dari masing – masing pegawai dalam suatu perusahaan. Proses peranpun itu meliputi cara kerjanya perusahaan untuk mencari harapan yang terbaik. Dimana perusahaan bisa untuk berkembang dengan baik tanpa adanya hal untuk saling mempengaruhi. Peran itupun akan saling menunjang kemajuan perusahaan. Karena dengan adanya peran untuk saling mempengaruhi maka perusahaan akan saling terdapat komunikasi yang baik didalam menjalin etika yang formal.

Merupakan proses untuk memmpengaruhi yaitu suatu bentuk kegiatan atau keteladanan yang baik secara langsung atau tidak langsung mengakibatkan suatu perubahan perilaku dan sikap orang lain atau kelompok. Proses ini biasanya diterapkan untuk mengerti suatu bentuk kebiasaan atau perilaku dari anggota organisasi sehingga dapat melihat dan memehami karakterisitik dari sebuah organisasi itu sendiri.

Kekuatan fisik, metode ini dilakukan menggunakan fisik, seperti menggunakan tangan dalam mempengaruhi individu maupun kelompok (berhubungan dengan kekerasan).

Penggunaan sanksi, metode ini dilakukan dengan memberikan sanksi kepada individu maupun kelompok, sanksi yang diberikan berupa sanksi positif maupun negatif.

Keahlian, metode ini dilakukan dengan keahlian, seseorang yang mempengaruhi mempunyai keahlian dalam mempengaruhi individu maupun kelompok.

Kharisma (daya tarik), pada metode ini seseorang yang dipengaruhi akan tertarik kepada orang yang mempengaruhi, karena orang tersebut memiliki kharisma tanpa harus menggunakan kekuatan fisik, sanksi maupun keahlian.

Daerah pengaruh mencakup hubungan-hubungan :
·         Antara perseorangan
·         Kelompok dengan seseorang
·         Seseorang dengan kelompok

Proses Pengambilan Keputusan

Keputusan dari seorang pemimpin tidak datang secara tiba-tiba, tetapi melalui suatu proses. Pengambilan keputusan yang akan diwujudkan menjadi kegiatan kelompok merupakan hak dan kewajiban pucuk pimpinan berupa wewenang dan wewenang itu dapat dilimpahkan.
Pengambilan keputusan oleh seorang pemimpin yang bersifat apriori (berburuk sangka) selalu merupakan proses, baik yang berlangsung dalam pikiran maupun dalam kegiatan oprasioal pemecahan masalah. Proses pengambilan keputusan itu berlangsung dengan tahapan sebagai berikut :

a.    Menghimpun data melalui pencatatan bahkan mungkin berupa kegiatan penelitian
b.    Melalui analisis data
c.    Menetapkan keputusan yang akan ditempuh
d.    Mengoprasionalakan keputusan menjadi kegiatan
e.    Selama berlangsungnya kegiatan sebagai pelaksana keputusan akan diperoleh data oprasional yang baru

Sementara itu tahapan-tahapan dalam proses pengambilan keputusan dapat dikemukakan sebagai berikut :

a.    Tetapkan masalah
b.    Idntifikasi criteria keputusan
c.    Alokasikan bobot pada criteria
d.    Kembangkan alternaif
e.    Evaluasi alternative
f.     Pilih alternative terbaik

Menurut Fisher pada hakekatnya ada dua model proses pengambilan keputusan yaitu :

a.    Model preskriptif (pemberian resep perbaikan) :

·         Menerangkan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan.
·    Memberikan pedoman dasar, agenda, jadwal urut-urutan yang membantu kelompok mencapai consensus.
·        Di ambil berdasarkan pada proses yang ideal.

Contoh : model pemikiran reflektif yang di kemukakan oleh Dewey yaitu PERT.

b.    Model deskriptif :

·        Meneruskan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan tertentu.
·      Berhubungan dengan observasi kelompok yang mengambil keputusan-keputusan dan menggambarkan proses tersebut.
·        Diambil berdasarkan realitas observasi.

Konsep Pengambilan Keputusan, yaitu:
·         Identifikasi dan diagnosis masalah.
·         Pengumpulan dan analisis data yang relevan.
·         Pengembangan dan evaluasi alternative.
·         Pemilihan alternatif terbaik.
·         Implementasi keputusan dan evaluasi terhadap hasil –hasil.

Tipe-Tipe Keputusan Manajemen
·         Keputusan - keputusan perseorangan dan strategi.
·         Keputusan - keputusan pribadi dan strategi.
·         Keputusan - keputusan dasar dan rutin.

Teknik Pengambilan Keputusan
·       Teknik- teknik kreatif: Brainstorming & Synectics.
·       Teknik- teknik partisipatif.
·  Teknik- teknik pengambilan keputusan Modern : Teknik Delphi, Teknik Kelompok Nominal.

Referensi:

Sunday, November 2, 2014

'Virus Ebola' Mewabah Ke Dunia Maya

Mengutip dari sebuah artikel:

Wabah virus ebola kini sedang menyebar di sejumlah negara. Situasi ini dimanfaatkan oleh para peretas nakal di dunia internet dengan spam malware-nya.

Perusahaan keamanan online SpiderLabs Trustwave memperingatkan bahwa kampanye yang diganyang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai ebola di email merupakan spam malware. Itu bukanlah email yang sebenarnya dari WHO.

"Jika Anda mendapati email di kotak masuk dari WHO, menawarkan informasi dan pencegahan tips tentang ebola, jangan klik lampiran itu. Bisa jadi hasil klik berakhir dengan infeksi digital yang jahat," ungkap SpiderLabs Trustwave, dikutip dari The Guardian, Jumat 24 Oktober 2014.

Lebih lanjut lagi, file WHO yang terlampir dalam email tersebut mengenai ebola bukanlah informasi yang sebenarnya melainkan virus yang dapat menjangkit perangkat yang diunduhnya.

Dikatakan mereka, email itu dapat meng-install malware yang berpotensi dikendalikan oleh peretas dari jarak jauh. Peretasan ini bertujuan untuk melihat aktivitas korban melalui video dari webcam serta mencuri password.

Opini:

Virus Ebola tidak saja membuat panik dunia kesehatan, melainkan juga dunia teknologi. Tentunya bukan virus medis Ebola yang menyerang dunia teknologi, akan tetapi telah muncul sebuah malware baru bernama 'Ebola Virus' yang dikabarkan telah menyerang banyak komputer.
Keberadaan malware virus Ebola ini  sulit atau tidak terdeteksi oleh software anti virus. Mereka menyarankan agar kita harus berhati-hati ketika menerima email dari pihak asing.

Namun jangan sekali-sekali berani untuk membuka email tersebut. Apalagi membalasnya, lebih baik langsung di delete. Karena jika dibuka, malware akan langsung menyebar di komputer Anda. Bahayanya, jenis malware ini diyakini memungkinkan para hacker untuk mengakses berbagai data pribadi yang ada di komputer Anda. Khususnya data-data yang berhubungan dengan transaksi keuangan.

Referensi:

Saturday, November 1, 2014

Tugas V: Konflik Organisasi

Konflik adalah suatu proses antara dua orang atau lebih dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkannya atau membuatnya menjadi tidak berdaya.

Konflik itu sendiri merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat maupun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggota atau antar kelompok masyarakat lainnya, konflik itu akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.

Konflik yang dapat terkontrol akan menghasilkan integrasi yang baik, namun sebaliknya integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan suatu konflik.

Organisasi bisa terbentuk karena adanya kesamaan misi dan visi yang ingin dituju. Setiap anggota yang ada di dalam organisasi, secara langsung ataupun tidak langsung harus yakin dengan apa yang menjadi prinsip di dalam organisasi tersebut. Sehingga untuk mencapai visi dan menjalankan misi yang ditentukankan dapat berjalan dengan baik. Tetapi seiring berjalannya waktu, di dalam organisasi pasti pernah mengalami konflik. Baik konflik internal maupun konflik eksternal antar organisasi atau anggota di dalamnya. Konflik yang terjadi bisa karena permasalahan yang sangat sepele ataupun permasalahan yang benar-benar penting.

Adanya sekelompok orang di dalam organisasi tersebut pasti juga terdapat beberapa pemikiran dan pendirian yang berbeda-beda. Pemikiran dan pendirian yang berbeda itu pada akhirnya akan menghasilkan perbedaan individu yang dapat memicu timbulnya konflik. Konflik tidak muncul seketika dan langsung menjadi besar. Konflik itu berkembang secara bertahap. Jadi, jika konflik sudah teridentifikasi sejak awal, dicarikan langkah penyelesaian yang lebih dini, maka relatif lebih mudah dalam penanganan konflik.

Konflik dalam organisasi sering dilihat sebagai sesuatu yang negatif. Oleh sebab itu, penanganan yang dilakukan pun diarahkan kepada pernyelesaian konflik. Sebuah realita bahwa konflik merupakan sesuatu yang sulit dihindari karena berkaitan erat dengan proses interaksi manusia. Karenanya, yang dibutuhkan bukan meredam konflik, tapi bagaimana menanganinya sehingga bisa membawa dampak yang tidak negatif bagi organisasi. Akan tetapi tidak semua konflik merugikan, asalkan konflik tersebut ditata dengan baik maka dapat menguntungkan organisasi. Dan semua anggota bisa menjadikan konflik dalam organisasi sebagai sebuah pembelajaran dan bagian pertimbangan atas banyaknya pemikiran-pemikiran yang berbeda pada setiap anggota organisasi.

Jenis – Jenis Konflik :

Ada lima jenis konflik dalam kehidupan organisasi :
1.    Konflik peranan yang terjadi didalam diri seseorang (person-role conflict).
2.    Konflik antar peranan (inter-role conflict).
3.    Konflik yang timbul karena seseorang harus memenuhi harapan beberapa orang (intesender conflict).
4. Konflik yang timbul karena disampaikannya informasi yang bertentangan (intrasender conflict).

Konflik juga dapat dibedakan menurut pihak-pihak yang saling bertentangan. Atas dasar hal ini, ada 5 jenis konflik, yaitu:
1.    Konflik dalam diri individu.
2.    Konflik antar individu.
3.    Konflik antar individu dan kelompok.
4.    Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama.
5.    Konflik antar organisasi.

Sumber-Sumber Utama Penyebab Konflik Organisasi

Penyebab terjadinya konflik dalam organisasi, yaitu :
1.    Perbedaan nilai-nilai atau persepsi.
2.    Perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda pula.
3.    Perbedaan kepentingan individu atau kelompok.
4.    Perbedaantujuan dan prioritas.
5.    Faktor struktur tugas maupun struktur organisasi.
6.    Kebutuhan untuk membagi sumber daya yang terbatas.
7.    Perbedaan pola interaksi yang satu dengan yang lainnya.

Strategi Penyelesaian Konflik

Ada beberapa cara untuk menangani konflik yaitu :

·         Introspeksi diri.
·         Mengevaluasi pihak-pihak yang terlibat, dan
·         Identifikasi sumber konflik.

Spiegel (1994) menjelaskan ada lima tindakan yang dapat kita lakukan dalam penanganan konflik :
1.    Kompetisi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.
2.    Akomodasi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
3.    Sharing
Suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.
4.    Kolaborasi
Bentuk usaha penyelesaian konflik yang memuaskan kedua belah pihak. Usaha ini adalah pendekatan pemecahan problem (problem-solving approach) yang memerlukan integrasi dari kedua pihak.
5.    Penghindaran
Menyangkut ketidakpedulian dari kedua kelompok. Keadaaan ini menggambarkan penarikan kepentingan atau mengacuhkan kepentingan kelompok lain.

Motivasi
Motivasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai suatu tujuan.
Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan. Dalam hubungan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi. Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya.

Teori Motivasi

1.    Teori X dan teori Y Mc Gregor

Anggapan-anggapan yang mendasari teori X :

  • Usaha fisik dan mental yang dilakukan manusia dalam bekerja adalah kodrat manusia, sama halnya dengan bermain atau beristirahat.
  • Rata-rata manusia bersedia belajar, dalam kondisi yang layak, tidak hanya menerima tetapi mencari tanggung-jawab.
  • Ada kemampuan yang besar dalam kecerdikan, kreativitas dan daya imajinasi untuk memecahkan masalah-masalah organisasi yang secara luas tersebar pada seluruh karyawan.
  • Pengendalian ekstern dan hukuman bukan satu-satunya cara untuk mengarahkan usaha pencapaian tujuan organisasi.
  • Keterikatan pada tujuan organisasi adalah fungsi penghargaan yang diterima karena prestasinya dalam pencapaian tujuan itu.
  • Organisasi seharusnya memberikan kemungkinan orang untuk mewujudkan potensinya, dan tidak hanya digunakan sebagian.



2.    Teori Hirarki Kebutuhan Maslow

Menurut Maslow ada 5 kebutuhan dasar manusia yang membentuk hirarki kebutuhan, yaitu:
·         Kebutuhan Fisiologis
·         Kebutuhan Keamanan
·         Kebutuhan Sosial
·         Kebutuhan Penghargaan
·         Kebutuhan Aktualisasi Diri

3.    Teori Motivasi Berprestasi Mc Clelland

Menurut Mc Clelland, seseorang dianggap mempunyai motivasi prestasi yang tinggi, apabila dia mempunyai keinginan untuk berprestasi lebih baik dari pada yang lain dalam banyak situasi.

Mc Clelland memusatkan perhatiannya pada tiga kebutuhan manusia yaitu :
·         Kebutuhan Prestasi
·         Kebutuhan Afiliasi
·         Kebutuhan Kekuasaan

4.    Teori Motivasi Dua Faktor Herzberg

Menurut Herzberg ada dua faktor yang mempengaruhi motivasi kerja seseorang dalam organisasi, yaitu pemuas kerja (job satisfier) yang berkaitan dengan isi pekerjaan dan penyebab ketidakpuasan kerja (job dissafisfiers) yang bersangkutan dengan suasana pekerjaan Satisfiers disebar motivators dan dissatifiers disebut faktor-faktor yang higienis.

Referensi:

Saturday, October 25, 2014

E-Blusukan Jokowi Untuk Jangkau Rakyat

Joko Widodo dikenal bekerja dengan gaya blusukan. Setelah naik pangkat menjadi Presiden Indonesia, Jokowi berjanji tak menghilangkan ciri khasnya tersebut, malah akan memperluas caranya.
Salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan memanfaatkan media digital seperti Twitter atau Facebook. Malahan, sebelum menjabat sebagai presiden, Jokowi menggagas pertemuan dengan penggiat media sosial di Kantor Transisi, Menteng Jakarta, Pusat.

Pertemuan dengan sekitar 45 orang tersebut, Jokowi menggagas e-blusukan yang akan dilakukan saat Jokowi saat menjabat sebagai presiden ketujuh nanti.
"Tadi membahas penggunaan sosial media untuk menjelaskan program kita ke masyarakat. Tadi jadi e-blus. e-blusukan," kata Joko Widodo usai pertemuan di Kantor Transisi, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, awal Agustus lalu.

Para netizen ini nantinya akan membantu Jokowi untuk menjelaskan tentang program kerjanya pada pengguna media sosial. Bisa Facebook, Twitter atau jejaring sosial lainnya. program kerjanya pada pengguna media sosial. Bisa Facebook, Twitter atau jejaring sosial lainnya.

Presiden terpilih, Joko Widodo atau Jokowi, akan tetap mempertahankan blusukan sebagai strategi untuk mendengarkan keluhan di masyarakat. Menurut Jokowi, blusukan adalah cara menemukan solusi permasalahan di masyarakat. "Ketemu langsung juga penting," ujar Jokowi di depan rumah transisi, Kamis, 7 Agustus 2014.

Namun, Jokowi mengaku kewalahan apabila harus blusukan ke 34 provinsi. Untuk mengatasi permasalahan itu, ia mengembangkan e-blusukan. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, blusukan Jokowi tak lagi harus datang langsung bertatap muka.

Opini:

Menurut saya bagus dengan ide program baru yang dibuat oleh Jokowi. Karena dengan adanya program e-blusukan ini para pengguna akun jejaring sosial ini disebut Jokowi nanti akan mempelajari program kerja pemerintahannya. Hal ini agar tak ada kesalahpahaman. Misalnya, mereka akan menjelaskan program kerja Jokowi tentang pengembangan ekonomi melalui industri kreatif.

Blusukan secara online menjadi cara distribusi informasi yang murah, cepat, efisien serta dapat menjangkau ke seluruh Indonesia. Ia dikembangkan untuk memfasilitasi presiden terpilih Joko Widodo agar dapat memantau dan menampung masukkan dari warga Indonesia secara online.

Tidak mungkin Jokowi blusukan terus menerus, dari satu kota ke kota yang lain. Tujuan e-blusukan ini supaya masyarakat Indonesia bisa menuangkan aspirasi dan keluhan-keluhan mereka melalui program ini tak perlu menemui Jokowi secara langsung.

Referensi:

Friday, October 24, 2014

Tugas IV: Bentuk dan Struktur Organisasi

Tipe atau Bentuk Organisasi:

Organisasi Line/Garis

Organisasi Line/Garis diciptakan oleh Henry Fayol, Organisasi line adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatan-jabatan yang terendah, antara eselon satu dengan tingkatan yang lain masing-masing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando. Organisasi ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil.

Organisasi Garis dan Staff

Organisasi Garis dan Staff diciptakan oleh Harrington Emerson. Organisasi ini merupakan organisasi yang mengambil kelebihan-kelebihan dari organisasi garis seperti adanya pengawasan secara langsung, serta mengambil kelebihan-kelebihan dari organisasi staff seperti adanya spesialisasi kerja. Organisasi Garis dan Staf merupakan kombinasi dari organisasi line dan azas komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan untuk memberi masukan, bantuan pikiran, saran-saran, dan data informasi yang dibutuhkan.
Bentuk ini umumnya dianut oleh organisasi besar, daerah kerja yang luas, mempunyai bidang tugas yang beraneka dan rumit serta jumlah karyawan yang banyak.

Organisasi Fungsional

Organisasi Fungsional diciptakan oleh Frederick W. Taylor, Organisasi ini disusun berdasarkan pada sifat dan macam-macam pekerjaan yang harus dilakukan. masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh.
Bentuk ini merupakan bentuk dimana sebagian atau segelintir pimpinan tidak mempunyai bawahan yang jelas karena setiap pimpinan berwenang memberikan komando pada bawahannya.

Organisasi Fungsional dan Staff

Bentuk ini merupakan kombinasi dari bentuk organisasi fungsional dan bentuk organisasi garis dan staff. Adapun kebaikan dan keburukan dari bentuk organisasi ini adalah juga merupakan kombinasi dari bentuk diatas.

Organisasi Line dan Fungsional

Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit (Kepala Bagian) untuk mengambil keputusan dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang tingkatan.


Struktur dan Skema organisasi:

Struktur Organisasi adalah susunan dan hubungan-hubungan antar komponen bagian-bagian dan posisi-posisi dalam suatu perusahaan ,sedangkan disetiap komponen dari organisasi tersebut adalah saling tergantung,yang apabila setiap bagian dapat dikelola dengan baik maka organisasi tersebut pun akan ikut membaik.

1.    Bentuk Vertikal
Dalam bentuk ini, sistem organisasi pimpinan sampai organisasi atau pejabat yang lebih rendah digariskan dari atas ke bawah secara vertikal.

2.    Bentuk Mendatar / Horizontal
Dalam bentuk ini, saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun atau digariskan dari kiri kearah kanan atau sebaliknya.

3.    Bentuk Lingkaran
Dalam bentuk lingkaran, saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran ke aarah bidang lingkaran.

4.    Bentuk Setengah Lingkaran
Dalam bentuk ini, saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran kearah bidang bawah lingkaran atau sebaliknya.

5.    Bentuk Elliptical
Dalam bentuk ini, saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah digambarkan dengan pusat Elips kearah bidang elips.

6.    Bentuk Piramid terbalik
Dalam bentuk ini, saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan organisasi atau pejabat terendah digambarkan dalam susunan berbentuk piramid terbalik.

Referensi: