Saturday, November 8, 2014

Tugas VI: Proses Organisasi

Proses Organisasi

Proses Organisasi adalah segala aktivitas-aktivitas utama yang dilakukan dalam suatu organisasi. Proses organisasi itu berkaitan dengan interaksi antar anggota di dalam suatu organisasi dan dapat diartikan sebagai prosedur bagaimana anggota dapat saling bahu membahu untuk membangun suatu organisasi.

Proses Mempengaruhi

Dalam perusahaan tentu adanya proses peran dari masing – masing pegawai dalam suatu perusahaan. Proses peranpun itu meliputi cara kerjanya perusahaan untuk mencari harapan yang terbaik. Dimana perusahaan bisa untuk berkembang dengan baik tanpa adanya hal untuk saling mempengaruhi. Peran itupun akan saling menunjang kemajuan perusahaan. Karena dengan adanya peran untuk saling mempengaruhi maka perusahaan akan saling terdapat komunikasi yang baik didalam menjalin etika yang formal.

Merupakan proses untuk memmpengaruhi yaitu suatu bentuk kegiatan atau keteladanan yang baik secara langsung atau tidak langsung mengakibatkan suatu perubahan perilaku dan sikap orang lain atau kelompok. Proses ini biasanya diterapkan untuk mengerti suatu bentuk kebiasaan atau perilaku dari anggota organisasi sehingga dapat melihat dan memehami karakterisitik dari sebuah organisasi itu sendiri.

Kekuatan fisik, metode ini dilakukan menggunakan fisik, seperti menggunakan tangan dalam mempengaruhi individu maupun kelompok (berhubungan dengan kekerasan).

Penggunaan sanksi, metode ini dilakukan dengan memberikan sanksi kepada individu maupun kelompok, sanksi yang diberikan berupa sanksi positif maupun negatif.

Keahlian, metode ini dilakukan dengan keahlian, seseorang yang mempengaruhi mempunyai keahlian dalam mempengaruhi individu maupun kelompok.

Kharisma (daya tarik), pada metode ini seseorang yang dipengaruhi akan tertarik kepada orang yang mempengaruhi, karena orang tersebut memiliki kharisma tanpa harus menggunakan kekuatan fisik, sanksi maupun keahlian.

Daerah pengaruh mencakup hubungan-hubungan :
·         Antara perseorangan
·         Kelompok dengan seseorang
·         Seseorang dengan kelompok

Proses Pengambilan Keputusan

Keputusan dari seorang pemimpin tidak datang secara tiba-tiba, tetapi melalui suatu proses. Pengambilan keputusan yang akan diwujudkan menjadi kegiatan kelompok merupakan hak dan kewajiban pucuk pimpinan berupa wewenang dan wewenang itu dapat dilimpahkan.
Pengambilan keputusan oleh seorang pemimpin yang bersifat apriori (berburuk sangka) selalu merupakan proses, baik yang berlangsung dalam pikiran maupun dalam kegiatan oprasioal pemecahan masalah. Proses pengambilan keputusan itu berlangsung dengan tahapan sebagai berikut :

a.    Menghimpun data melalui pencatatan bahkan mungkin berupa kegiatan penelitian
b.    Melalui analisis data
c.    Menetapkan keputusan yang akan ditempuh
d.    Mengoprasionalakan keputusan menjadi kegiatan
e.    Selama berlangsungnya kegiatan sebagai pelaksana keputusan akan diperoleh data oprasional yang baru

Sementara itu tahapan-tahapan dalam proses pengambilan keputusan dapat dikemukakan sebagai berikut :

a.    Tetapkan masalah
b.    Idntifikasi criteria keputusan
c.    Alokasikan bobot pada criteria
d.    Kembangkan alternaif
e.    Evaluasi alternative
f.     Pilih alternative terbaik

Menurut Fisher pada hakekatnya ada dua model proses pengambilan keputusan yaitu :

a.    Model preskriptif (pemberian resep perbaikan) :

·         Menerangkan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan.
·    Memberikan pedoman dasar, agenda, jadwal urut-urutan yang membantu kelompok mencapai consensus.
·        Di ambil berdasarkan pada proses yang ideal.

Contoh : model pemikiran reflektif yang di kemukakan oleh Dewey yaitu PERT.

b.    Model deskriptif :

·        Meneruskan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan tertentu.
·      Berhubungan dengan observasi kelompok yang mengambil keputusan-keputusan dan menggambarkan proses tersebut.
·        Diambil berdasarkan realitas observasi.

Konsep Pengambilan Keputusan, yaitu:
·         Identifikasi dan diagnosis masalah.
·         Pengumpulan dan analisis data yang relevan.
·         Pengembangan dan evaluasi alternative.
·         Pemilihan alternatif terbaik.
·         Implementasi keputusan dan evaluasi terhadap hasil –hasil.

Tipe-Tipe Keputusan Manajemen
·         Keputusan - keputusan perseorangan dan strategi.
·         Keputusan - keputusan pribadi dan strategi.
·         Keputusan - keputusan dasar dan rutin.

Teknik Pengambilan Keputusan
·       Teknik- teknik kreatif: Brainstorming & Synectics.
·       Teknik- teknik partisipatif.
·  Teknik- teknik pengambilan keputusan Modern : Teknik Delphi, Teknik Kelompok Nominal.

Referensi:

No comments:

Post a Comment