Dalam kondisi baterai kembung seperti kasus iPhone melendung yang
terjadi di Bogor, gadget masih bisa digunakan. Namun ini tidak
direkomendasikan karena bisa berisiko fatal.
Pertama, selalu gunakan charger asli bawaan resmi dari perangkat yang
kita gunakan, karena sudah didesain spesifik dengan device tersebut.
Kedua,
jangan menggunakan baterai sampai benar-benar habis dan perangkat mati.
Pasalnya, sel-sel baterai butuh daya lebih besar untuk diisi kembali
jika dalam kondisi sangat habis, akibatnya siklus umur baterai akan
menurun.
Ketiga, Umur baterai dihitung dengan siklus. Rata-rata
baterai Lihium ion memiliki umur 500 cycle. Setelah batas siklus ini
terlampaui, kinerja baterai akan menurun secara signifikan.
Satu siklus kira-kira seperti ini: misalkan kondisi baterai kita hari
ini setelah dipakai sisa 50%. Di-charge sampai penuh, 100%, kemudian
digunakan sampai tersisa lagi 50%, ini dinamai satu siklus.
Keempat,
kondisi baterai yang sehat berada di kisaran panas bervariasi antara 0
derajat celcius sampai 35 drajat celcius. Jika meletakkan perangkat di
tempat yang panas, misal di bawah sinar matahari terlalu lama sehingga
perangkat menjadi sangat panas, ini akan mempengaruhi kinerja dan umur
baterai.
Kelima, kebanyakan smartphone sekarang sudah
dilengkapi kemampuan untuk menghentikan proses charging secara otomatis
jika baterai sudah terisi penuh. Meski demikian, tidak ada salahnya
mengikuti saran dari pabrikan agar tidak meletakkan perangkat tersambung
terus ke colokan charger, lebih dari 16 jam.
Turunkan Tingkat Kecerahan Layar
Tingkat brightness yang diturunkan bisa menurunkan konsumsi baterai. Caranya, akses Settings > Display > Brightness dan turunkan ke batas terendah.
Matikan Koneksi Bluetooth
Jika Anda tidak sedang mentransfer file, Anda bisa mematikan Bluetooth agar baterai tidak terbuang percuma. Untuk mematikan Bluetooth, Anda bisa akses Settings > Bluetooth.
Matikan Fitur GPS
Saat Anda tidak memerlukan fungsi GPS untuk mengetahui lokasi restoran atau 'check in' di tempat favorit pada Facebook atau Foursquare, Anda bisa mematikan fitur Global Positioning System (GPS) ini melalui pengaturan (Setting) manual.
Matikan Layanan Suara (voice)
Di Android KitKat, Anda bisa mematikan layanan suara ini dengan membuka Google Settings dan menuju Search & Now > Voice. Kemudian, menghilangkan tanda centang deteksi 'hotword' untuk mencegah ponsel Anda dari terus-menerus menunggu perintah suara 'OK Google' untuk fitur pencarian.
Matikan Fitur NFC
Smartphone Android ada yang memiliki fitur NFC dan tidak. Khusus Android KitKat, Anda yang ingin mematikan fitur konektivitas ini bisa akses Settings > More, lalu hilangkan tanda centang NFC.
Matikan WiFi
WiFi diperlukan saat Anda hendak mengakses internet. Namun, bila Anda sedang tidak browsing internet, mematikan WiFi bisa memperpanjang daya baterai ponsel Anda. Anda juga bisa masuk ke modus 'airplane', yang otomatis mematikan koneksi data, data seluler dan Bluetooth.
Stop sinkronisasi
Perangkat Android bisa menyinkronisasi data pengguna dengan akun Google. Fitur ini dapat memakan baterai dan koneksi data. Fitur ini juga bisa membuat 'backup' secara otomatis. Untuk memastikan agar smartphone Android Anda tidak secara konstan mem-backup hal-hal yang tidak ingin Anda backup, Anda bisa akses Settings dan menuju ke 'accounts'.
Uninstall Aplikasi yang Tidak Digunakan
Bila Anda sudah tidak lagi menggunakan aplikasi tertentu, ada baiknya bila Anda menghapus aplikasi tersebut. Sebab, meskipun Anda tidak menggunakan aplikasi tersebut, tetapi aplikasi akan tetap berjalan di background. Untuk menghapus aplikasi, bisa melalui Settings > Apps.
Referensi:
http://techno.okezone.com/read/2014/03/24/92/959943/tips-agar-baterai-ponsel-android-tak-cepat-boros
http://www.it-jurnal.com/2014/02/Cara.Membuat.Baterai.HP.Android.Tahan.Lama.html
http://mobileweb-tips.blogspot.com/2013/05/tips-agar-baterai-hp-tidak-cepat-panas.html
http://inet.detik.com/read/2014/11/21/150032/2755431/317/2/5-tips-agar-baterai-ponsel-awet-dan-aman
No comments:
Post a Comment